You are browsing with label:
Tampilkan postingan dengan label Kontroversi. Tampilkan semua postingan
Kontroversi
Pihak
Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, mengakui bahwa
dalam ospek yang diikuti mahasiswa baru (maba) telah terjadi kekerasan
seksual. Hal itu terlihat dari beberapa foto yang beredar di media
sosial dan pengakuan para saksi.
"Kalau dilihat dari foto-foto yang beredar di media sosial, dan pengakuan para saksi, memang ada kekerasan mengarah seksual saat ospek berlangsung. Tapi yang banyak tahu pihak jurusan, yang bersentuhan langsung dengan kegiatan itu," kata Wakil Rektor I Wayan Mundra ditemui wartawan seusai menemui para pedemo di depan pintu masuk ITN, Senin (9/12/2013).
Namun Wayan mengaku, pihaknya hingga kini masih belum melihat secara jelas semua foto yang beredar di media sosial. "Tapi, kita sudah menjatuhkan sanksi kepada puluhan mahasiswa yang jadi panitia ospek," katanya.
Sanksinya bermacam-macam, kata Wayan. Ada yang dikeluarkan, ada yang dihapus mata kuliah, atau harus mengulangi mata kuliah lagi. "Pihak jurusan yang lebih banyak tahu. Sekarang kami baru tahu lebih detail jenis kegiatannya," kilahnya.
Kegiatan seperti itu, katanya, ditangani langsung oleh pihak jurusan Planologi. Pihak jurusan yang bertanggung jawab. "Yang jelas, jika ada pemberian minum satu botol untuk 114 orang itu sangat tidak wajar," tegasnya.
Sebenarnya, ospek tersebut digelar setelah pasca-kehidupan kampus. "Tujuan utamanya ialah agar mahasiswa paham betul jurusan yang ditempuhnya. Tidak ada perpeloncoan dalam ospek. Kita tegas melarangnya," kata Wayan.
Pihak jurusan, ujar Wayan, sudah memberi izin soal lokasi ospek, yakni di Goa China, Sumbermajing Wetan, Kabupaten Malang, sementara rektorat yang mengikuti jurusan. "Tanda tangan izin lokasi ditandatangani oleh pihak jurusan dan dekan," ungkap Wayan.
sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2013/12/09/wakil-rektor-itn-malang-akui-ada-kekerasan-seksual-saat-ospek
"Kalau dilihat dari foto-foto yang beredar di media sosial, dan pengakuan para saksi, memang ada kekerasan mengarah seksual saat ospek berlangsung. Tapi yang banyak tahu pihak jurusan, yang bersentuhan langsung dengan kegiatan itu," kata Wakil Rektor I Wayan Mundra ditemui wartawan seusai menemui para pedemo di depan pintu masuk ITN, Senin (9/12/2013).
Namun Wayan mengaku, pihaknya hingga kini masih belum melihat secara jelas semua foto yang beredar di media sosial. "Tapi, kita sudah menjatuhkan sanksi kepada puluhan mahasiswa yang jadi panitia ospek," katanya.
Sanksinya bermacam-macam, kata Wayan. Ada yang dikeluarkan, ada yang dihapus mata kuliah, atau harus mengulangi mata kuliah lagi. "Pihak jurusan yang lebih banyak tahu. Sekarang kami baru tahu lebih detail jenis kegiatannya," kilahnya.
Kegiatan seperti itu, katanya, ditangani langsung oleh pihak jurusan Planologi. Pihak jurusan yang bertanggung jawab. "Yang jelas, jika ada pemberian minum satu botol untuk 114 orang itu sangat tidak wajar," tegasnya.
Sebenarnya, ospek tersebut digelar setelah pasca-kehidupan kampus. "Tujuan utamanya ialah agar mahasiswa paham betul jurusan yang ditempuhnya. Tidak ada perpeloncoan dalam ospek. Kita tegas melarangnya," kata Wayan.
Pihak jurusan, ujar Wayan, sudah memberi izin soal lokasi ospek, yakni di Goa China, Sumbermajing Wetan, Kabupaten Malang, sementara rektorat yang mengikuti jurusan. "Tanda tangan izin lokasi ditandatangani oleh pihak jurusan dan dekan," ungkap Wayan.
sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2013/12/09/wakil-rektor-itn-malang-akui-ada-kekerasan-seksual-saat-ospek
Kontroversi
Surat terbuka untuk bapak KAPOLRI, ayahanda tercinta Jendral Sutarman.
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Semoga ayahanda selalu dalam hidayah dan berkah Allah bersama keluarga dan keluarga besar POLRI...aamiin. Sejak ayahanda membolehkan muslimat polisi berjilbab, suka cita, ucapan Alhamdulillah, sujud syukur, pujian dan doa untuk ayahanda dipanjatkan. Lalu kenapa dicabut dan ditunda lagi ayahanda. Ayah, hidup kita tidak lama di dunia sebentar ini, jabatan yg Allah amanahkan untuk ayah akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak, keputusan ayah membolehkan jilbab adalah keputusan sangat bijak dan tepat. Dan berita gembira untuk ayahanda, bukan hanya sebagai Pelopor Jilbab yg akan dikenang sejarah walaupun ayah sudah wafat tetapi bernilai amal jariyah yg mengalir terus menerus sebanyak muslimat polisi mengenakannya. Allah berfirman, "Barang siapa memberi keputusan atau kebiasaan yg baik, lalu banyak yg mengikutinya maka sebanyak itu ganjaran mengalir Allah berikan kepadanya, tetapi sebaliknya barang siapa membuat keputusan atau kebiasaan buruk, lalu banyak yg mengikutinya maka sebanyak itu dosa yg ditimpakan kepadanya (QS An Nisa 85). Ayah, kalau memang belum dibuat aturan hukum bakunya, jangan diperintahkan untuk menanggalkan jilbab bg muslimat polisi yg sudah berjilbab, apalagi sampai memecat mereka, terlalu besar RESIKONYA DI AKHIRAT KELAK. Sayangilah muslimat POLRI ayah, mereka juga putri putri ayah. Buatlah sejarah yg indah mengesankan, ayah. Hidup ini sebentar ayah. Ayah, jangan ragu ragu, kami sangat mendukung dan mendoakan ayah agar ayah lulus menjaga AMANAH ALLAH, Negeri tercinta ini membutuhkan pemimpin yg sangat takut kepada Allah dan sangat sayang pada rakyatnya. Dari nanda muhammad arifin ilham, seorang anak bangsa yang mencintai ayahanda Sutarman. Mohon doa, dukungan dan sebarkan ini sahabatku tercinta. Allahumma ya Allah berilah hidayahMu untuk para pemimpin negeri yg kami cintai ini...aamiin. Foto da'wah bersama para Jendral di MABES POLRI.
sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152133842589739&set=a.435861909738.221420.56922759738&type=1
Assalaamu alaikum wa rahmatullaahi wa barkaatuhu. Semoga ayahanda selalu dalam hidayah dan berkah Allah bersama keluarga dan keluarga besar POLRI...aamiin. Sejak ayahanda membolehkan muslimat polisi berjilbab, suka cita, ucapan Alhamdulillah, sujud syukur, pujian dan doa untuk ayahanda dipanjatkan. Lalu kenapa dicabut dan ditunda lagi ayahanda. Ayah, hidup kita tidak lama di dunia sebentar ini, jabatan yg Allah amanahkan untuk ayah akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak, keputusan ayah membolehkan jilbab adalah keputusan sangat bijak dan tepat. Dan berita gembira untuk ayahanda, bukan hanya sebagai Pelopor Jilbab yg akan dikenang sejarah walaupun ayah sudah wafat tetapi bernilai amal jariyah yg mengalir terus menerus sebanyak muslimat polisi mengenakannya. Allah berfirman, "Barang siapa memberi keputusan atau kebiasaan yg baik, lalu banyak yg mengikutinya maka sebanyak itu ganjaran mengalir Allah berikan kepadanya, tetapi sebaliknya barang siapa membuat keputusan atau kebiasaan buruk, lalu banyak yg mengikutinya maka sebanyak itu dosa yg ditimpakan kepadanya (QS An Nisa 85). Ayah, kalau memang belum dibuat aturan hukum bakunya, jangan diperintahkan untuk menanggalkan jilbab bg muslimat polisi yg sudah berjilbab, apalagi sampai memecat mereka, terlalu besar RESIKONYA DI AKHIRAT KELAK. Sayangilah muslimat POLRI ayah, mereka juga putri putri ayah. Buatlah sejarah yg indah mengesankan, ayah. Hidup ini sebentar ayah. Ayah, jangan ragu ragu, kami sangat mendukung dan mendoakan ayah agar ayah lulus menjaga AMANAH ALLAH, Negeri tercinta ini membutuhkan pemimpin yg sangat takut kepada Allah dan sangat sayang pada rakyatnya. Dari nanda muhammad arifin ilham, seorang anak bangsa yang mencintai ayahanda Sutarman. Mohon doa, dukungan dan sebarkan ini sahabatku tercinta. Allahumma ya Allah berilah hidayahMu untuk para pemimpin negeri yg kami cintai ini...aamiin. Foto da'wah bersama para Jendral di MABES POLRI.
sumber : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10152133842589739&set=a.435861909738.221420.56922759738&type=1
Kontroversi
ENTAH kapan mulainya, namun di Indonesia, acara-acara teve, hampir tak pernah jelas—di tahun 2009, ada segerombolan anak-anak remaja bau kencur, pagi-pagi sekali sudah nongkrong di mall-mall yang ada di ibukota. Entah apa mereka mandi ataukah tidak. Entah pula apakah mereka melaksanakan shalat Shubuh ataupun tidak.
Tapi hey, apa yang mereka lakukan di mall pada jam-jam itu ketika anak-anak seusia mereka seharusnya belajar di kelas? Tapi, tampaknya itu pun bukan sesuatu yang penting. Mereka berkumpul di mall, atau di pusat keramaian, menghadiri perhelatan acara-acara musik pagi hari berbagai stasiun televisi swasta. Kemudian, tiba-tiba mereka terkenal dengan sebutan anak-anak ‘alay’.
Acara musik itu tidak hanya satu stasiun saja. Tapi juga hampir semua stasiun televisi yang ada saat ini. Mulai dari pagi buta, sampai menjelang dhuhur. Ini memang imbas dari sebuah acara yang ngetop, karena televisi mempunyai prinsip “Me Too Program.”
Acara-acara musik itu, konon, dibuat untuk segmentasi remaja. Benarkah begitu? Simak coba sebuah keluh-kesah seorang remaja berikut ini: “sebenernya gw nggak suka acara itu abis ditayangkan tiap hari tiap pagi ade gw selalu klik chanel yang isinya acara music. duch.. bikin bete, masa pagi2 acara tiap hari itu… kesannya tiap hari yang gw jalanin seakan2 sama aza tiap pagi di suguhin acara begituan, emak gw aza ampe protes…”
Dampak pada kalangan remaja dari acara-acara seperti ini, yaitu mulai ditemui remaja-remaja yang melakukan imitasi terhadap budaya pop dan instan, mulai dari gaya rambut, model pakaian, aksesoris, sampai pola hidup dan cara berinteraksi dengan teman sebaya. Hal ini juga ditegaskan oleh pernyataan para remaja bahwa mereka sangat menyukai budaya pop. Salah satu alasannya adalah keindahan gaya atau style para artis-artis yang tampil, peduli amat apa mereka bisa bernyanyi atau bermusik ataukah tidak.
Islam mengatur setiap aspek dalam kehidupan mulai dari hal-hal yang remeh hingga perkara yang kompleks. Dari urusan buang air kecil sampai urusan mengatur negara. Dan setiap manusia yang mengaku beragama Islam, ia terikat sepenuhnya kepada seluruh hukum Islam tanpa terkecuali. Tidak dibenarkan baginya menerima dan mengadopsi satu hukum Islam sementara menolak untuk menerapkan hukum yang lain. Oleh karena itu, dalam memandang permasalahan ini, kita sebagai muslim harus melihatnya dengan sudut pandang Islam—dan agaknya yang belum sampai kepada anak-anak muda Islam kita kebanyakan sekarang ini.
Jika mendengarkan musik sampai melalaikan shalat, liriknya mengarah pada pemujaan terhadap lawan jenis dan mengandung kemusyrikan, maka aktivitas mendengarkan musik menjadi aktivitas yang haram. Jadi masalah lain dalam kasus ini adalah jika si remaja juga mulai mengidolakan para penyanyinya hingga semua yang berkaitan dengan mereka diikuti, dari penampilan hingga gaya hidup mereka.
Pertanyaannya, apakah gaya hidup mereka sesuai dengan hukum Islam hingga layak untuk diikuti? Tentu saja jawabannya tidak. Para personel Girl Band misalnya, mereka memakai pakaian-pakaian minim yang memperlihatkan aurat mereka. Setali tiga uang dengan Girl Band, Boy Band pun sama saja. Rata-rata musik mereka menggambarkan gaya hidup remaja yang penuh hura-hura. Tidak layak sedikit pun gaya hidup seperti ini diikuti oleh kaum muslim, khususnya remaja-remaja muslim.
Dan batas-batas pun diterabas. Acara-acara musik itu tak punya lagi rasa penghormatan terhadap ciptaan Allah SWT. Orang bodoh itu ada sebabnya. Namun, orang berwajah biasa (baca: kampungan dan pas-pasan) tentu karena anugerah dari Allah SWT. Jika bisa meminta, semua manusia yang lahir ke dunia ini diberikan rupa yang cantik dan ganteng secara absolut, diakui oleh semua kalangan. Itu yang tak bisa dipilah oleh para pemandu acara-acara musik itu.
Namun, seperti sebuah acara talk show malam hari yang juga berulang kali dicekal namun kemudian muncul lagi dengan nama lain dan nama yang sama, acara-acara musik ini akan muncul banyak-banyak pula di waktu-waktu mendatang. Jadi, “The Acara Musik Remaja Pagi-Pagi” masih mungkin menghias layar kaca kita. Sebaiknya, mulai dari sekarang, matikan saja atau cari saluran lain yang menyuguhkan berita informatif ketika anak-anak kita asyik menontonnya. [sa/islampos]
sumber : http://www.islampos.com/the-acara-musik-remaja-pagi-pagi-46890/
Tapi hey, apa yang mereka lakukan di mall pada jam-jam itu ketika anak-anak seusia mereka seharusnya belajar di kelas? Tapi, tampaknya itu pun bukan sesuatu yang penting. Mereka berkumpul di mall, atau di pusat keramaian, menghadiri perhelatan acara-acara musik pagi hari berbagai stasiun televisi swasta. Kemudian, tiba-tiba mereka terkenal dengan sebutan anak-anak ‘alay’.
Acara musik itu tidak hanya satu stasiun saja. Tapi juga hampir semua stasiun televisi yang ada saat ini. Mulai dari pagi buta, sampai menjelang dhuhur. Ini memang imbas dari sebuah acara yang ngetop, karena televisi mempunyai prinsip “Me Too Program.”
Acara-acara musik itu, konon, dibuat untuk segmentasi remaja. Benarkah begitu? Simak coba sebuah keluh-kesah seorang remaja berikut ini: “sebenernya gw nggak suka acara itu abis ditayangkan tiap hari tiap pagi ade gw selalu klik chanel yang isinya acara music. duch.. bikin bete, masa pagi2 acara tiap hari itu… kesannya tiap hari yang gw jalanin seakan2 sama aza tiap pagi di suguhin acara begituan, emak gw aza ampe protes…”
Dampak pada kalangan remaja dari acara-acara seperti ini, yaitu mulai ditemui remaja-remaja yang melakukan imitasi terhadap budaya pop dan instan, mulai dari gaya rambut, model pakaian, aksesoris, sampai pola hidup dan cara berinteraksi dengan teman sebaya. Hal ini juga ditegaskan oleh pernyataan para remaja bahwa mereka sangat menyukai budaya pop. Salah satu alasannya adalah keindahan gaya atau style para artis-artis yang tampil, peduli amat apa mereka bisa bernyanyi atau bermusik ataukah tidak.
Islam mengatur setiap aspek dalam kehidupan mulai dari hal-hal yang remeh hingga perkara yang kompleks. Dari urusan buang air kecil sampai urusan mengatur negara. Dan setiap manusia yang mengaku beragama Islam, ia terikat sepenuhnya kepada seluruh hukum Islam tanpa terkecuali. Tidak dibenarkan baginya menerima dan mengadopsi satu hukum Islam sementara menolak untuk menerapkan hukum yang lain. Oleh karena itu, dalam memandang permasalahan ini, kita sebagai muslim harus melihatnya dengan sudut pandang Islam—dan agaknya yang belum sampai kepada anak-anak muda Islam kita kebanyakan sekarang ini.
Jika mendengarkan musik sampai melalaikan shalat, liriknya mengarah pada pemujaan terhadap lawan jenis dan mengandung kemusyrikan, maka aktivitas mendengarkan musik menjadi aktivitas yang haram. Jadi masalah lain dalam kasus ini adalah jika si remaja juga mulai mengidolakan para penyanyinya hingga semua yang berkaitan dengan mereka diikuti, dari penampilan hingga gaya hidup mereka.
Pertanyaannya, apakah gaya hidup mereka sesuai dengan hukum Islam hingga layak untuk diikuti? Tentu saja jawabannya tidak. Para personel Girl Band misalnya, mereka memakai pakaian-pakaian minim yang memperlihatkan aurat mereka. Setali tiga uang dengan Girl Band, Boy Band pun sama saja. Rata-rata musik mereka menggambarkan gaya hidup remaja yang penuh hura-hura. Tidak layak sedikit pun gaya hidup seperti ini diikuti oleh kaum muslim, khususnya remaja-remaja muslim.
Dan batas-batas pun diterabas. Acara-acara musik itu tak punya lagi rasa penghormatan terhadap ciptaan Allah SWT. Orang bodoh itu ada sebabnya. Namun, orang berwajah biasa (baca: kampungan dan pas-pasan) tentu karena anugerah dari Allah SWT. Jika bisa meminta, semua manusia yang lahir ke dunia ini diberikan rupa yang cantik dan ganteng secara absolut, diakui oleh semua kalangan. Itu yang tak bisa dipilah oleh para pemandu acara-acara musik itu.
Namun, seperti sebuah acara talk show malam hari yang juga berulang kali dicekal namun kemudian muncul lagi dengan nama lain dan nama yang sama, acara-acara musik ini akan muncul banyak-banyak pula di waktu-waktu mendatang. Jadi, “The Acara Musik Remaja Pagi-Pagi” masih mungkin menghias layar kaca kita. Sebaiknya, mulai dari sekarang, matikan saja atau cari saluran lain yang menyuguhkan berita informatif ketika anak-anak kita asyik menontonnya. [sa/islampos]
sumber : http://www.islampos.com/the-acara-musik-remaja-pagi-pagi-46890/
Kontroversi
Pengadilan Sidi Gaber, Alexandria-Mesir, hari ini memutuskan vonis penjara 11 tahun atas 14 orang remaja putri yang tergabung dalam gerakan "7 Pagi" anti kudeta. 14 gadis berusia 14 hingga 18 tahun ini dikenakan tuduhan telah melakukan mobilisasi massa, aksi premanisme dan berafiliasi kepada organisasi terlarang.
Sementara itu Gerakan 7 Pagi dalam pernyataannya melalui laman resmi di jejaring sosial Facebook menyeru rakyat Mesir untuk menggelar "Intifadhah" melawan kudeta militer. Mereka menyatakan sikap arogansi rezim militer sudah melewati batas, melanggar hak-hak kebebasan berpendapat dan mencoreng martabat institusi penegak hukum Mesir karena bekerja untuk kepentingan kudeta.
Mereka juga mengancam otoritas berkuasa untuk kembali menggelar aksi damai yang lebih besar pada 12 Desember mendatang di seluruh wilayah Mesir.
*ajmmisr/Fb/Sinai
Red. Harun AR
sumber : http://www.sinaimesir.net/2013/11/pengadilan-mesir-menetapkan-11-tahun.html
Sementara itu Gerakan 7 Pagi dalam pernyataannya melalui laman resmi di jejaring sosial Facebook menyeru rakyat Mesir untuk menggelar "Intifadhah" melawan kudeta militer. Mereka menyatakan sikap arogansi rezim militer sudah melewati batas, melanggar hak-hak kebebasan berpendapat dan mencoreng martabat institusi penegak hukum Mesir karena bekerja untuk kepentingan kudeta.
Mereka juga mengancam otoritas berkuasa untuk kembali menggelar aksi damai yang lebih besar pada 12 Desember mendatang di seluruh wilayah Mesir.
*ajmmisr/Fb/Sinai
Red. Harun AR
sumber : http://www.sinaimesir.net/2013/11/pengadilan-mesir-menetapkan-11-tahun.html
Kontroversi
PERSATUAN ulama dunia – di bawah kepemimpinan Syaikh Dr. Yusuf Qaradhawi – menolak keras adanya laporan terkait tindakan pemerintah Angola yang melarang umat Islam melaksanakan ajaran ibadah mereka dan rencana pemerintah Angola menghancurkan masjid-masjid kaum Muslimin.
Menanggapi hal itu, persatuan ulama dunia mengajak organisasi internasional dan regional untuk membela hak-hak minoritas umat Muslim yang ada di Angola.
Berikut pernyataan resmi Persatuan Ulama Dunia terkait masalah umat Islam di Angola yang ditandatangani langsung oleh Presidennya, Syaikh Dr. Yusuf Qaradhawi:
Segala Puji bagi Allah, Shalawat dan Salam kepada Rasulullah saw, dan keluarganya, serta seluruh pengikutnya.
Telah beredar kabar pada hari ini, 25 November 2013 bahwa pihak berwenang Angola memutuskan untuk melarang agama Islam di wilayahnya dan mencegah umat Islam untuk melaksanakan ritual-ritual keagamaan mereka. Dengan alasan bahwa pemerintah Angola tidak menerima adanya Islam garis Keras di wilayahnya serta Islam dianggap bertentangan dengan budaya Angola. Ditambah lagi pemerintah telah menghancurkan salah satu masjid pada tanggal 17 Oktober lalu di kota madya Viandazhango di Luanda, Ibukota Angola.
Dan para ulama internasional mengutuk keras keputusan ini, yang bertentangan dengan hak asasi manusia yang paling dasar untuk hidup bermartabat, kebebasan beragama, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip toleransi serta hidup berdampingan secara damai, terutama di Afrika, yang lebih dari setengah populasi penduduknya adalah umat Islam.
Dengan ini Persatuan Ulama Dunia menyampaikan pernyataan sebagai berikut:
Meminta kepada pemerintah Angola untuk mencabut kembali keputusannya yang tidak adil ini, dan bersikap adil terhadap minoritas umat Islam, dengan tidak mencampuradukan umat Islam dengan kelompok radikal dan teroris.
Menyerukan kepada PBB, bidang Hak Asasi Manusia, agar segera melakukan tindakan kongkrit dalam menyelesaikan masalah ini.
Mengajak kepada persatuan Organisasio-organisasi Islam Dunia, dan Organisasi Islam Afrika dll. untuk sama-sama melakukan tindakan sebagai bentuk solidaritas demi terciptanya suasana damai kembali di Angola.
Mengajak kepada Pemimpin Negara-Negara di Afrika, dan di Umat Islam di seluruh dunia, agar membantu saudara-saudara mereka yang tertindas karena minoritas, karena seorang mukmin untuk mukmin yang lain seperti sebuah bangunan yang saling mengokohkan.
Persatuan ulama menegaskan rasa solidaritas dan ukhuwah kepada minoritas umat Islam di Angola, mendo’akan mereka untuk tetap sabar dan dapat mengambil hikmah, dan tidak bersikap keras ataupun radikal.
Persatuan ulama menolak tindakan radikal dan berlebih-lebihan atas nama Islam, dan mengajak umat Islam untuk melakukan apa yang Allah serukan dalam surat Al-Baqarah “Hai Orang-orang yang beriman masuklah kamu dalam agama Islam secara kaaffah, dan janganlah kalian ikuti langkah-langkah syeitan, sesungguhnya dia adalah musuhmu yang nyata”.
Tertanda
Dr. Yusuf Qaradhawi
Ketua umum Persatuan Ulama Dunia.[Dedih Mulyadi/islampos]
sumber : http://www.islampos.com/persatuan-ulama-dunia-tolak-larangan-islam-di-angola-88011/
Menanggapi hal itu, persatuan ulama dunia mengajak organisasi internasional dan regional untuk membela hak-hak minoritas umat Muslim yang ada di Angola.
Berikut pernyataan resmi Persatuan Ulama Dunia terkait masalah umat Islam di Angola yang ditandatangani langsung oleh Presidennya, Syaikh Dr. Yusuf Qaradhawi:
Segala Puji bagi Allah, Shalawat dan Salam kepada Rasulullah saw, dan keluarganya, serta seluruh pengikutnya.
Telah beredar kabar pada hari ini, 25 November 2013 bahwa pihak berwenang Angola memutuskan untuk melarang agama Islam di wilayahnya dan mencegah umat Islam untuk melaksanakan ritual-ritual keagamaan mereka. Dengan alasan bahwa pemerintah Angola tidak menerima adanya Islam garis Keras di wilayahnya serta Islam dianggap bertentangan dengan budaya Angola. Ditambah lagi pemerintah telah menghancurkan salah satu masjid pada tanggal 17 Oktober lalu di kota madya Viandazhango di Luanda, Ibukota Angola.
Dan para ulama internasional mengutuk keras keputusan ini, yang bertentangan dengan hak asasi manusia yang paling dasar untuk hidup bermartabat, kebebasan beragama, dan bertentangan dengan prinsip-prinsip toleransi serta hidup berdampingan secara damai, terutama di Afrika, yang lebih dari setengah populasi penduduknya adalah umat Islam.
Dengan ini Persatuan Ulama Dunia menyampaikan pernyataan sebagai berikut:
Meminta kepada pemerintah Angola untuk mencabut kembali keputusannya yang tidak adil ini, dan bersikap adil terhadap minoritas umat Islam, dengan tidak mencampuradukan umat Islam dengan kelompok radikal dan teroris.
Menyerukan kepada PBB, bidang Hak Asasi Manusia, agar segera melakukan tindakan kongkrit dalam menyelesaikan masalah ini.
Mengajak kepada persatuan Organisasio-organisasi Islam Dunia, dan Organisasi Islam Afrika dll. untuk sama-sama melakukan tindakan sebagai bentuk solidaritas demi terciptanya suasana damai kembali di Angola.
Mengajak kepada Pemimpin Negara-Negara di Afrika, dan di Umat Islam di seluruh dunia, agar membantu saudara-saudara mereka yang tertindas karena minoritas, karena seorang mukmin untuk mukmin yang lain seperti sebuah bangunan yang saling mengokohkan.
Persatuan ulama menegaskan rasa solidaritas dan ukhuwah kepada minoritas umat Islam di Angola, mendo’akan mereka untuk tetap sabar dan dapat mengambil hikmah, dan tidak bersikap keras ataupun radikal.
Persatuan ulama menolak tindakan radikal dan berlebih-lebihan atas nama Islam, dan mengajak umat Islam untuk melakukan apa yang Allah serukan dalam surat Al-Baqarah “Hai Orang-orang yang beriman masuklah kamu dalam agama Islam secara kaaffah, dan janganlah kalian ikuti langkah-langkah syeitan, sesungguhnya dia adalah musuhmu yang nyata”.
Tertanda
Dr. Yusuf Qaradhawi
Ketua umum Persatuan Ulama Dunia.[Dedih Mulyadi/islampos]
sumber : http://www.islampos.com/persatuan-ulama-dunia-tolak-larangan-islam-di-angola-88011/
Kontroversi
Lagi-lagi pemerintahan kudeta Mesir kehilangan akal sehatnya dengan menarik dubesnya dari Turki. Mesir mengalami kegagalan dan kebuntuan diplomatik di tingkat Internasional akibat kudeta yang dilakukan oleh jenderal As-Sisi dengan kelompok yang sehawa nafsu dengannya.
Alasan pemutusan diplomatik sepihak ini hanya dikarenakan pemerintahan kudeta sangat terganggu dengan upaya Turki mengembalikan kedudukan presiden Mursi, dan pembelaan Turki yang sangat besar terhadap rakyat Mesir yang ditindas oleh junta militer.
Mayoritas rakyat Mesir sangat menyayangkan sikap pemerintahan kudeta terhadap Turki, bahkan pemutusan hubungan diplomatik sampai ke level terendah ini sangat merugikan Mesir. Sejak revolusi 25 januari Turki terus meningkatkan investasinya di Mesir menjadi 3.8 milyar dollar, dan hal ini tentunya meningkatkan lapangan kerja bagi rakyat Mesir sendiri.
Menanggapi hal ini, Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan " Kalian memutuskan hubungan dengan Amerika dan Israel jauh lebih baik daripada memutuskan hubungan dengan Turki". PM Turki juga menanggapi dengan santai dengan melambangkan rab'ah dan mengatakan "kami tidak pernah memusuhi rakyat Mesir, namun memusuhi perampas kekuasaan yang sah".
Selanjutnya Erdogan juga mengambil langkah yang sama seperti yang dilakukan pemerintahan kudeta Mesir dengan memberikan tenggat waktu hingga tanggal 29/11/2013 kepada Duta Besar Mesir.
Turki dibawah kepemimipnan Erdogan selama 10 tahun terakhir, membuat negara itu mengalami kemajuan disegala bidang, ekonomi, militer, teknologi dan lain-lain. Bahkan Turki adalah negara dengan kekuatan militernya nomor 5 di Dunia, Kekuatan militernya juga nomor 2 di Banua Eropa, yang mengalahkan kekuatan militer Prancis, Negara dengan nomor 7 ekonominya termaju dan terbaik du Dunia, Negara yang memberi pinjaman ke Dana Moneter Internasional karena kelebihan kas Negara dan lain-lain.
Reportase dari Sahabat islamedia Cairo, Mesir.
Malim Sempurna
Mahasiswa Pascasarjana AOU-Cairo
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/kehabisan-akal-mesir-pulangkan-dubes_25.html
Alasan pemutusan diplomatik sepihak ini hanya dikarenakan pemerintahan kudeta sangat terganggu dengan upaya Turki mengembalikan kedudukan presiden Mursi, dan pembelaan Turki yang sangat besar terhadap rakyat Mesir yang ditindas oleh junta militer.
Mayoritas rakyat Mesir sangat menyayangkan sikap pemerintahan kudeta terhadap Turki, bahkan pemutusan hubungan diplomatik sampai ke level terendah ini sangat merugikan Mesir. Sejak revolusi 25 januari Turki terus meningkatkan investasinya di Mesir menjadi 3.8 milyar dollar, dan hal ini tentunya meningkatkan lapangan kerja bagi rakyat Mesir sendiri.
Menanggapi hal ini, Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan " Kalian memutuskan hubungan dengan Amerika dan Israel jauh lebih baik daripada memutuskan hubungan dengan Turki". PM Turki juga menanggapi dengan santai dengan melambangkan rab'ah dan mengatakan "kami tidak pernah memusuhi rakyat Mesir, namun memusuhi perampas kekuasaan yang sah".
Selanjutnya Erdogan juga mengambil langkah yang sama seperti yang dilakukan pemerintahan kudeta Mesir dengan memberikan tenggat waktu hingga tanggal 29/11/2013 kepada Duta Besar Mesir.
Turki dibawah kepemimipnan Erdogan selama 10 tahun terakhir, membuat negara itu mengalami kemajuan disegala bidang, ekonomi, militer, teknologi dan lain-lain. Bahkan Turki adalah negara dengan kekuatan militernya nomor 5 di Dunia, Kekuatan militernya juga nomor 2 di Banua Eropa, yang mengalahkan kekuatan militer Prancis, Negara dengan nomor 7 ekonominya termaju dan terbaik du Dunia, Negara yang memberi pinjaman ke Dana Moneter Internasional karena kelebihan kas Negara dan lain-lain.
Reportase dari Sahabat islamedia Cairo, Mesir.
Malim Sempurna
Mahasiswa Pascasarjana AOU-Cairo
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/kehabisan-akal-mesir-pulangkan-dubes_25.html
Kontroversi
Penyerangan Militer ke asrama mahasiswa Al-Azhar Mesir dengan menggunakan panser pada Rabu (20/11/2013) dinilai sebagai tindakan penguasa yang sudah kehilangan akal.
Menurut Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), As-Sisi sebagai pemimpin kudeta harus mempertanggung-jawabkan jatuhnya korban dari kalangan mahasiswa. Karena puluhan mahasiswa terluka, dan satu di antaranya meninggal dunia.
Tindakan membabi-buta militer terhadap mahasiswa adalah pelampiasan kekesalan mereka yang gagal mewujudkan keamanan di Mesir, bahkan mewujudkan keselamatan militer sendiri tidak bisa. Beberapa personil militer menjadi korban serangan di dataran Sinai.
Tidak hanya kepada mahasiswa putra, militer juga menyerang mahasiswi yang sedang demonstrasi dengan konvoi menuju kantor Syeikhul Azhar. Militer menyerang, menembakkan gas air mata, dan menangkap beberapa orang mahasiswi.
Walaupun sangat kejam, tindakan militer ini, menurut FJP, tidak akan mematikan semangat revolusi para mahasiswa. Hal itu bahkan akan semakin menambah semangat dan tekad mereka dalam menuntut keadilan dan kebenaran. [dakwatuna/YL/Islamedia]
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/rezim-kudeta-mesir-hilang-akal.html
Menurut Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), As-Sisi sebagai pemimpin kudeta harus mempertanggung-jawabkan jatuhnya korban dari kalangan mahasiswa. Karena puluhan mahasiswa terluka, dan satu di antaranya meninggal dunia.
Tindakan membabi-buta militer terhadap mahasiswa adalah pelampiasan kekesalan mereka yang gagal mewujudkan keamanan di Mesir, bahkan mewujudkan keselamatan militer sendiri tidak bisa. Beberapa personil militer menjadi korban serangan di dataran Sinai.
Tidak hanya kepada mahasiswa putra, militer juga menyerang mahasiswi yang sedang demonstrasi dengan konvoi menuju kantor Syeikhul Azhar. Militer menyerang, menembakkan gas air mata, dan menangkap beberapa orang mahasiswi.
Walaupun sangat kejam, tindakan militer ini, menurut FJP, tidak akan mematikan semangat revolusi para mahasiswa. Hal itu bahkan akan semakin menambah semangat dan tekad mereka dalam menuntut keadilan dan kebenaran. [dakwatuna/YL/Islamedia]
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/rezim-kudeta-mesir-hilang-akal.html
Kontroversi
Tim pengacara Presiden Mursi mengadakan konferensi pers hari ini, Rabu (13/11/2013). Dalam konferensi ini, disebutkan bahwa Presiden Mursi mengirimkan pesan kepada seluruh rakyat Mesir. Berikut pesan tersebut:
“Rakyat Mesir yang mulia, aku ingin menyampaikan kepada kalian gambaran peristiwa yang terjadi pada tanggal 3 Juli. Peristiwa itu adalah sebuah pengkhianatan kepada rakyat. Apa yang terjadi adalah sebuah kudeta militer.
Kudeta adalah sebuah kejahatan yang melanggar undang-undang dan peraturan dalam menggerakkan militer. Kudeta adalah perbuatan mengkhianati Allah swt. dan Rasul-Nya saat menteri pertahanan melakukan sumpah jabatannya. Kudeta juga perbuatan mengkhianati rakyat, karena telah memecah rakyat Mesir padahal mereka adalah sebuah keluarga.
Mesir tidak akan kembali pulih sebelum semua akibat kudeta dihilangkan; semua orang yang terlibat dalam pembantaian diadili. Mereka harus mendapatkan hukuman qisas yang mendatangkan keridhaan Allah swt.
Sejak tanggal 2 Juli, aku telah diculik di markas paspamres. Kemudian pada tanggal 5 Juli aku dipindahkan secara paksa ke salah satu pangkalan militer. Di tempat itu aku hanya sempat bertemu dengan Katerine Ashton (Uni Eropa), delegasi Uni Afrika, dan delegasi hakim yang melakukan pemeriksaan tapi aku menolak menjawab pertanyaan mereka.
Sejak saat itu aku tidak bertemu dengan siapapun sampai tanggal 4 November ketika aku dibawa ke gedung Akademi Kepolisian. Aku tidak pernah bertemu dengan pimpinan militer, media, dan siapapun. Kalau ada yang mengatakan aku bertemu dengan pihak-pihak tertentu, itu tidak ada buktinya.
Aku memberikan salam hormat yang tulus kepada seluruh rakyat yang telah melakukan perlawanan terhadap kudeta ini. Sampai saat ini mereka masih memperlihatkan keteguhan yang tidak ada duanya di dunia. Walaupun ada juga yang tidak mempercayainya, seperti tidak mempercayai adanya matahari yang bersinar.
Akupun bisa teguh dan sabar karena semangat dari para demonstran di jalanan. Maka, bergabunglah dalam membela hak-hak negeri ini, jangan bergabung dalam membela individu siapapun dia dan apapun kedudukannya.
Masa kekuasaan kudeta akan segera berakhir. Pemerintahan kudeta mulai roboh. Roboh karena keteguhan rakyat Mesir. Aku turut mendukung para syuhada dan keluarganya. Aku pastikan, darah mereka tidak akan hilang sia-sia. Darah merekalah yang telah melukis jalan bagi negeri ini.” (msa/dakwatuna/islammemo)
http://muslimina.blogspot.com/2013/11/presiden-mursi-kudeta-akan-segera.html
“Rakyat Mesir yang mulia, aku ingin menyampaikan kepada kalian gambaran peristiwa yang terjadi pada tanggal 3 Juli. Peristiwa itu adalah sebuah pengkhianatan kepada rakyat. Apa yang terjadi adalah sebuah kudeta militer.
Kudeta adalah sebuah kejahatan yang melanggar undang-undang dan peraturan dalam menggerakkan militer. Kudeta adalah perbuatan mengkhianati Allah swt. dan Rasul-Nya saat menteri pertahanan melakukan sumpah jabatannya. Kudeta juga perbuatan mengkhianati rakyat, karena telah memecah rakyat Mesir padahal mereka adalah sebuah keluarga.
Mesir tidak akan kembali pulih sebelum semua akibat kudeta dihilangkan; semua orang yang terlibat dalam pembantaian diadili. Mereka harus mendapatkan hukuman qisas yang mendatangkan keridhaan Allah swt.
Sejak tanggal 2 Juli, aku telah diculik di markas paspamres. Kemudian pada tanggal 5 Juli aku dipindahkan secara paksa ke salah satu pangkalan militer. Di tempat itu aku hanya sempat bertemu dengan Katerine Ashton (Uni Eropa), delegasi Uni Afrika, dan delegasi hakim yang melakukan pemeriksaan tapi aku menolak menjawab pertanyaan mereka.
Sejak saat itu aku tidak bertemu dengan siapapun sampai tanggal 4 November ketika aku dibawa ke gedung Akademi Kepolisian. Aku tidak pernah bertemu dengan pimpinan militer, media, dan siapapun. Kalau ada yang mengatakan aku bertemu dengan pihak-pihak tertentu, itu tidak ada buktinya.
Aku memberikan salam hormat yang tulus kepada seluruh rakyat yang telah melakukan perlawanan terhadap kudeta ini. Sampai saat ini mereka masih memperlihatkan keteguhan yang tidak ada duanya di dunia. Walaupun ada juga yang tidak mempercayainya, seperti tidak mempercayai adanya matahari yang bersinar.
Akupun bisa teguh dan sabar karena semangat dari para demonstran di jalanan. Maka, bergabunglah dalam membela hak-hak negeri ini, jangan bergabung dalam membela individu siapapun dia dan apapun kedudukannya.
Masa kekuasaan kudeta akan segera berakhir. Pemerintahan kudeta mulai roboh. Roboh karena keteguhan rakyat Mesir. Aku turut mendukung para syuhada dan keluarganya. Aku pastikan, darah mereka tidak akan hilang sia-sia. Darah merekalah yang telah melukis jalan bagi negeri ini.” (msa/dakwatuna/islammemo)
http://muslimina.blogspot.com/2013/11/presiden-mursi-kudeta-akan-segera.html
Kontroversi
Sebanyak 24 pekerja DHL Express, Amerika Serikat, dipecat karena menunaikan Sholat Magrib.
Dikutip dari USA Today, kronologi pemecatan tersebut berawal dari adanya upaya pelaksanaan Sholat Magrib berjamaah pada jam kerja.
Pada 9 Oktober 2013 malam, terdapat 24 pekerja DHL yang berhenti bekerja pada sekitar pukul 7.24 di salah satu kantor DHL Express di Global Mail, Hebron, Kentucky Utara. Di salah satu sudut ruangan, mereka mulai melakukan sholat berjamaah dimana pria dipisah dengan perempuan.
Pengawas kemudian memanggil tiga karyawan DHL Muslim tersebut ke kantor dan menyuruh mereka untuk menunggu, ujar pekerja.
Berdasarkan laporan kepolisian, pengawas kemudian menelepon kantor polisi setempat dan meminta petugas untuk ke kantor DHL agar para pekerja bisa meninggalkan kantor tanpa adanya pengrusakan usai adanya pemecatan.
Shahira Abdullah (21 tahun) mengaku, tidak memiliki pilihan lain untuk menghentikan pekerjaannya dan menjalankan Sholat Maghrib secara diam-diam.
Untuk pekerja dengan shift mulai jam 18.00 sore, pengawas mengungkapkan, Muslim tidak bisa berhenti bekerja hingga pukul 20.00 malam. Akan tetapi, berdasarkan versi pekerja yang dipecat, pekerja non-Muslim dibiarkan berhenti bekerja untuk istirahat dan menghisap rokok.
Pekerja Muslim DHL, di Hebron, telah meminta kebijakan kepada perusahaan untuk mengizinkan mereka menunaikan sholat. Ada jeda 15 menit untuk pergantian shift pertama dimulai.
Sementara, shift berikutnya, untuk penyortir surat di gudang DHL, memiliki 30 menit istirahat makan siang disela empat jam waktu kerja dan terdapat 15 menit istirahat tambahan usai dua jam waktu makan siang.[ROL/YL/IM]
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/11/gara-gara-sholat-maghrib-dhl-amerika.html#.UoLoXLiOs8M.facebook
Kontroversi
Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran Bandung, Prof Romli Atmasasmita melihat ada kerancuan dalam surat dakwaan mantan presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.
Dalam surat dakwaan yang dibuat KPK, ada kerancuan tentang posisi Luthfi karena disebut sebagai Presiden PKS yang berupaya memengaruhi Menteri Pertanian, Suswono untuk mengubah kuota impor daging sapi. Menurutnya, tidak ada ketentuan dalam UU Pemberantasan Korupsi tentang memperdagangkan pengaruh. Selain itu, unsur memperdagangkan pengaruh yang ditudukan kepada Luthfi sebenarnya belum diatur dalam pasal-pasar di Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Karenanya, kasus suap dalam pengurusan kuota impor daging sapi yang bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK dinilai lemah dari sisi korupsi.
"Jadi kalau kasus Luthfi itu trading influences, di mana nyambungnya? Kalau Luthfi dapat uang dari Fathanah, itu pun paling jauh kena gratifikasi," ulas Romli dalam sebuah diskusi bertema 'Mengkritisi Kasus Suap Impor Sapi' yang digelar di JW Luwansa Hotel Jakarta, Sabtu (5/10).
Romli mengatakan, kasus suap dalam UU Tipikor selalu menyangkut penyelenggara negara. Namun, Luthfi dalam surat dakwaan justru disebut sebagai Presiden PKS. Padahal, pihak yang bisa membuat kebijakan tentang kuota impor daging sapi adalah Mentan. Namun, Suswono sudah menyatakan tidak ada perubahan kuota impor termasuk untuk PT Indoguna Utama.
"Pertanyaannya sampai atau tidak (uang suap) ke Mentan? Trading influences belum diatur. Kecuali memang ada bukti bahwa uang itu untuk mempengaruhi kebijakan," lanjutnya.
Mantan Dirjen Administrasi Hukum Umum di Kementerian Hukum dan HAM itu juga menilai, sebenarnya jerat korupsi untuk Ahmad Fathanah juga lemah. Sebab, Fathanah hanya sebagai perantara. Romli menegaskan, perantara tidak diatur dalam Konvensi PBB Tentang Antikorupsi (United Nations Convention against Corruption/UNCAC). Meski Indonesia sudah meratifikasi UNCAC, namun pasal jual beli pengaruh maupun peran perantara juga tidak ada diatur dalam UU Tipikor.
"Kasus Luthfi nggak masuk soal trading influences. Ini perluasan pasal 55 ayat (1) ke KUHP (perbuatan turut serta, red)," tegas Romli.
Ketika ditanya terkait dakwaan tentang pencucian uang, Romli berkata harus ada pembuktian kejahatan korupsinya terlebih dulu, baru digunakan pasal pencucian uangnya. "Saya sependapat dengan Andi Hamzah (pakar hukum pidana). Bagaimana mau cuci baju kalau bajunya saja belum ada?" kata Romli membuat perumpamaan.
Karenanya ia mengaku heran dengan langkah KPK yang cekatan menjerat Luthfi setelah menangkap Fathanah. "Memang ada kecerobohan KPK yang biasanya hati-hati, kenapa terburu-buru?" katanya mengakhiri.
Redaktur : Karta Raharja Ucu
http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/10/05/mu7elw-kpk-dinilai-ceroboh-tangani-kasus-suap-impor-daging-sapi









